Sunday, August 9, 2009

stop dreaming start action

Stop Dreaming Start Action

Stop dreaming start action : Jika ada 3 burung gereja di atas ranting pohon, dan dua diantaranya memutuskan untuk terbang. Ada berapa burung gereja yang masih ada di ranting pohon?

Jawab sekarang! Anda sudah menjawabnya? Mungkin ada yang menjawab “sisa satu burung”. Atau mungkin ada yang menjawab bahwa semua burung sudah terbang karena burung ketiga memutuskan untuk ikut temannya.

Namun jawaban yang benar adalah MASIH ADA TIGA BURUNG di atas ranting pohon.

Kenapa masih ada tiga?

Memutuskan untuk terbang TAKKAN MEMBUAT KITA TERBANG. Jika kita menginginkan untuk terbang, yang harus kita lakukan bukanlah berpikir, “Aku mau terbang, ah…” melainkan MENGEPAKKAN SAYAP kita dan terbang. Memutuskan untuk terbang belum berarti kita telah terbang. Untuk terbang, yang harus kita lakukan adalah benar-benar terbang. Bukannya berpikir untuk terbang!

Pelajaran yang sederhana sekali. Namun ini yang sering dilupakan orang. Menjadi orang yang berhasil, berguna bagi nusa dan bangsa, membahagiakan orang tua, kaya raya, tidak bisa diwujudkan dengan hanya berpikir dan memutuskan. Kita tak akan kaya hanya dengan mengatakan dalam hati, “Besok jadi orang sukses, ah…. Terus dapat uang banyak, menaik hajikan orang tua, beli villa, kalau bisa pulau sendiri…” dan lain-lain. STOP DREAMING START ACTION, man!

Memang ini (DREAMING) merupakan sebuah AWAL, awal yang bagus sekali, namun ini belum cukup untuk membawa kita ke tujuan yang kita kehendaki. Itu hanyalah AWAL! Kita butuh PROSES dan HASIL AKHIR (ACTION)!

Yang harus kita lakukan setelah menentukan awal yang baik tersebut adalah merumuskan, mencari apa yang bisa kita lakukan untuk mewujudkan yang kita ingini. Robert T. Kiyosaki menyarankan untuk berinvestasi pada aset terbesar kita, yaitu pikiran, untuk mendapatkan apa yang kita ingini. Artinya, kita harus terus belajar, membuat diri kita cukup pantas untuk mendapatkan semua yang kita impikan. Membesarkan wadah kita sehingga impian-impian besar kita dapat masuk ke dalam diri kita tanpa ada setetespun yang tumpah.

Ironisnya, ada beberapa orang yang karena sibuk MEMIMPIKAN (terus-terusan DREAMING, ga STOP-STOP), mimpinya tersebut MEMBAWANYA KE ILUSI yang membuatnya MERASA TELAH MELAKUKAN apa yang seharusnya dilakukan (padahal belum) dan merasa puas dengan hal itu.

Ini contohnya, ada seorang gadis cantik di meja nomor 3. Kita ingin berkenalan dengannya, dan mendapat nomor handphone-nya. Namun, karena tidak kunjung bertindak atau action, pikiran kita mulai ‘memimpikan’ hal lain yang aneh-aneh. “Kalo dia datang dengan pacarnya gimana, yah?” atau, “Kalau ia nolak gimana, yah?” terus, “Kalo beneran ditolak di tempat seramai ini kan aku malu…” dan pikiran-pikiran lainnya.

Hingga akhirnya, kita mengambil kesimpulan, “Ah… nggak usah kenalan deh… buat apa coba? Lagian banyak ruginya daripada untungnya.” See? Terlalu banyak berpikir dan menganalisis benar-benar mengakibatkan brain freeze! Kita jadi TOLOL dan mengambil kesimpulan secara sepihak.

Sumpah, STOP YOUR DREAM, AND START ACTION, YOU CAN DREAMING WHENEVER YOU WANT, BUT FOR RIGHT NOW, JUST MOVE YOUR ASS!

Ronald Frank, seorang Dating Coach pernah berkata, “Kita hidup di 3 dimensi. Masa lalu, masa sekarang, dan masa depan.” Orang yang terus-menerus memikirkan masa lalunya, menyesali perbuatannya yang telah lalu, ia SUNGGUH, TAK AKAN PERNAH MAJU dalam kehidupannya. Karena manusia itu hidup di masa SEKARANG. Sementara orang yang terus menerus memikirkan MASA DEPAN YANG SEBENARNYA CUMAN ILUSI, juga tak akan PERNAH MAJU seperti contoh laki-laki dengan target cewe cantik di meja nomor 3 kita tadi.

Khawatirkan masa depan, belajar dari masa lalu, tapi LAKUKAN SESUATU SEKARANG karena kita HANYA HIDUP SEKARANG!

Sedetik yang akan datang itu hanya ILUSI. MASA DEPAN ITU TIDAK ADA kecuali kita yang MEMBUATNYA ADA! Segala hal itu hanya ILUSI dan KEBOHONGAN jika kita tidak lakukan apapun di masa sekarang. Dan SEKARANG adalah SATU-SATUNYA JALAN untuk MEMPERBAIKI KESALAHAN MASA LALU KITA. Jadi, daripada merisaukan masa lalu, kenapa tidak merisaukan MASA KINI? Bukannya Nike sudah berkata, “JUST DO IT!”

Ketika kita memutuskan untuk mencoba, pasti akan ada halangan, ada kesalahan, ada kegagalan, selain tentunya, ADA KEBERHASILAN YANG MANIS. Itu mutlak untuk memperbesar wadah kita. Untuk melebarkan wadah yang terbuat dari karet, kita harus mencubit dan menarik wadah itu kuat-kuat, bukan? Begitu pula proses yang bekerja pada diri kita. Jika ingin wadah kita menjadi lebih besar. Kita harus tahan dengan segala konsekuensi berupa tarikan, cubitan, tekanan yang mungkin akan kita hadapi.

Bukannya jika kita ingin BISA berjalan, kita harus MAU JATUH? Bukannya jika kita ingin bisa BERSEPEDA kita harus mau JATUH?

Semakin tinggi layang-layang, semakin kencang angin yang berhembus. Namun tanpa angin, layang-layang takkan pernah terbang. Peter Parker selalu berkata, “Semakin besar kekuatan, semakin besar tanggung jawab….”

Namun, pada akhirnya Tuhan yang paling tahu apa yang terbaik bagi kita.

Human do the best, God take care the rest.

Semoga bermanfaat tulisan kali ini. Ini tulisan spontan jadi tidak kepikiran apa kira-kira tulisan selanjutnya. Pokoknya stay tune di Alam*Pintar. Terima kasih pada pak Mario Teguh yang telah membagikan tebakan burung gereja yang menjadi inspirasi tulisan saya kali ini.

P.S: Sebenarnya penulis lebih sreg dengan “Stop Just Dreaming, But Start Action”. Mimpi adalah gambaran besar. MIMPI adalah sebuah AWAL. Tanpa awal, tak akan ada akhir. Namun, secara harafiah, penulis mengambil kesimpulan bahwa yang kontes ini maksudkan adalah, “Stop Just Dreaming, But Start Action” meski slogannya hanya, Stop Dreaming Start Action Penulis berpendapat bahwa sedikit kesalahan dari slogan yang ada bukanlah masalah besar dan tetap merupakan pesan positif yang harus disebar.

artikel ini dibuat oleh : Syamsul Alam, diedit oleh Komara ( Arramuse ) dan Hangga, Karena kami adalah team Stop Dreaming Start Action

sumber : http://www.stillalone.com/stop-dreaming-start-action/
rangking 13 per - tanggal 9 agustus 2009

No comments:

Post a Comment